Posts

Showing posts with the label Lain-lain

Mimpi

Aku bermimpi mendonorkan organ tubuhku, yakni lenganku, kaki sampai paha. Entah mengapa aku mendonorkan beberapa organku. Tapi dalam mimpi itu, aku punya anggapan bahwa organ-organ itu dapat tumbuh kembali. Selain itu rambut di kepalaku pun dicukur oleh kawanku yang bernama Galah, yang mana ia baru saja membuka salon. Di mimpi itu lokasi donor organku terletak di pesantren lamaku, yakni pajagalan. Menariknya, aku melihat di antara pohon-pohon itu beberapa simpanse, dan beberapa diantaranya membawa pistol mainan. Lalu, terdapat Yuris yang bertanya apa yang dimakan simpanse itu  lalu Galah menjawab bahwa mereka memakan para monyet. Dan aku melihat guruku dulu di pesantren, yakni bu Millah. Dan belau di sana berkata bahwa para simpanse itu berevolusi dari kera. Dan ada seekor simpanse yang masuk ke dalam kelas, membawa mainan pistolnya, dan mereka tiba-tiba berbicara dengan bahasa aneh. Dan di mimpi itu, aku malah mengundang mereka kembali untuk masuk ke kelas yang aku diami saat ...

Jalan-jalan ke Taman Sari Bandung

Sebenarnya saya bukan orang suka jalan-jalan, atau pergi kentempat jauh. Saya lebih menyukai diam di rumah, dan menghabiskan hari dengan membaca buku, menonton film atau memainkan permainan di gawai saya. Entah apa sebabnya sehingga saya begitu malas untuk pergi ke luar rumah. Jadi wajar saja, jika kawan-kawan menyebut saya si anak rumahan. Tapi, barangkali bukan anak rumahan juga sih , karena saya pun sering pergi ke luar. Mungkin memang agak sedikit kontradiktif ketika di awal saya bicara bahwa saya tak suka ke luar rumah. Misalnya ke kampus, atau ke tempat kos-kosan kawan-kawan kampusku. Barangkali, lebih cocok jika dikatakan bahwa saya lebih nyaman 'berdiam diri' di tempat-tempat yang biasa saya kunjungi. Zona nyaman tepatnya. Jika kalian coba memperhatikan keseharian saya, maka kalian akan tahu pola gerak saya. Dan saya juga yakin, kalian akan merasa bosan jika kalian melakukan persis apa yang saya lakukan; itu juga mungkin, karena mungkin juga ada yang memiliki pola yang...

Geliat Optimis Singkong

Oleh : Raja Cahaya Islam & Rais Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 10 Th. 2014, yang mewajibkan setiap instansi pemerintahan untuk menyediakan singkong sebagai konsumsi dalam rapat, harus ditanggapi secara positif, mengapa? Karena berhubungan dengan korversi bahan dan makanan pokok dari beras ke makanan pokok lain-lain, salah satunya adalah singkong. Singkong, menjadi bahan pokok selain beras yang masih menjadi makanan popular di Indonesia khususnya di daerah-daerah yang notabene berbasis pedesaan, dan pemukiman-pemukiman masyarakat yang menyandarkan kebutuhannya diareal agraris, atau dalam kata lain masyarakat yang rata-rata bekerja sebagai petani. Seperti di daerah Cireundeu, Kabupaten Bandung Barat, Ternate dan Jailolo, Maluku Utara. Indonesia memiliki potensi terhadap surat edaran itu, mengingat ketika kolonial Belanda sekitar tahun 1810 membudidayakan singkong di Indonesia, karena makanan pokok ini cocok bagi li...